Selamat Menjalani masa Pra Paskah 2012


“Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah …” (Yl 2:15-16).“Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu” (2Kor 6:2). Dengan ini mulailah kita dengan masa Prapaskah tahun ini. Hari ini, Hari Rabu Abu, adalah awal dari masa Prapaskah. Sekali lagi kita mendengar Allah berseru,“Berbaliklah kepada-Ku …… dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh” (Yl 2:12). Kita tahu bahwa Masa Prapaskah adalah suatu masa puasa dan pertobatan, namun apakah yang pertama-tama dihasrati oleh Allah? “Berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu …… Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu …” (Yl 2:12,13).

Allah memanggil kita untuk mengoyakkan hati kita – untuk membelahnya sehingga terbuka, bukannya dengan mencoba mengubah hati kita dengan cara kita sendiri. Memang kita melakukan pertobatan secara istimewa dalam masa Prapaskah ini, dan pertobatan juga menyangkut perubahan. Namun demikian tujuannya bukanlah untuk membuat diri kita tanpa-salah. Siapa yang sanggup melakukan hal seperti itu? Dalam kenyataannya, Yesus mengatakan kepada kita untuk tidak mempertunjukkan tindakan pertobatan kita (lihat Mat 6:1). Allah ingin melihat kita membuat hati kita menjadi lahan subur bagi Roh Kudus, sehingga Dia sungguh dapat mentransformasikan kita secara supernatural, “yang tersembunyi”.

Bagaimana hal ini terjadi? Pada waktu kita memberi sedekah, berdoa dan berpuasa, kita dapat mengundang Roh Kudus untuk berdiam dalam hati kita. Praktek-praktek tradisional ini yang menggunakan hati untuk fokus pada kasih Bapa surgawi dan bukan pengorbanan-pengorbanan kita sendiri akan memperkenankan Roh Kudus untuk bekerja dalam diri kita. Roh Kudus inilah yang akan membuat kita menjadi semakin akrab dengan Yesus dan lebih berbelarasa terhadap orang-orang lain. Sebagai akibatnya, kita pun mulai berpikir dan bertindak seperti Yesus. Ingatlah himbauan Santo Paulus kepada jemaat di Filipi (Flp 2:5 dsj.). Roh Kudus berkeinginan untuk membuat kita memiliki keyakinan akan kasih Allah. Ia ingin membuat kita berbelas kasih terhadap orang-orang yang membutuhkan belas kasih; dengan gigih melawan dosa, baik dalam diri kita sendiri maupun di dunia sekeliling kita; terbuka bagi mukjizat. Dan semua ini dimulai ketika kita sungguh-sungguh mengoyakkan hati kita, membuka lahan agar Roh Kudus dapat menaburkan benih-benih-Nya.

Sekarang, marilah kita memandang masa Prapaskah ini sebagai sebuah masa rahmat yang berlimpah-limpah. Dalam keheningan hati kita, marilah kita memegang janji Yesus yang diberikan-Nya kepada kita sebanyak tiga kali: “Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu” (Mat 6:4,6,18).

Roh Kudus Allah, kami menyambut kedatangan-Mu pada masa Prapaskah ini. Kami ingin mengoyakkan hati kami masing-masing, agar Engkau mempunyai ruang untuk bekerja dalam diri kami. Amin.

Saudari dan Saudaraku, Selamat menjalani Masa Prapaskah Tahun 2012 !!! Berkat Allah Tritunggal Mahakudus senantiasa menyertai anda sekalian!

Salam persaudaraan, 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s