Kemunafikanmu


Sungguh, aku tak pernah bisa mengerti dengan sikapmu. Kau tak pernah peduli dengan aku, dengan perasaanku. Akhir-akhir ini kau tak pernah menanyakan keadaanku.

Kau tak pernah mau jujur dalam segala hal, terutama tentang cinta dan perasaan. kemunafikan telah membalut hatimu.

hari ini di depan temanmu sendiri, teman akrabmu sendiri kau tak pernah mengakui bahwa aku adalah pacarmu, bahwa kita pacaran.

Tahukah kau tentang perasaanku bila aku tak pernah dianggap? Sedih rasanya. Sakit rasanya. Mungkin kau belum pernah merasakan suatu saat kau tidak pernah dianggap apa-apa… Aku harap kau akan merasakannya suatu saat, supaya kau bisa mengerti dengan perasaan orang lain, terutama perasaanku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s